Skip to main content

Cara deface web dengan metode Com_User

Cara deface web dengan metode Com_User/Exploit Joomla - Com_User adalah salah satu teknik Exploit Joomla yang paling banyak diminati oleh defacer-defacer yang ada di indonesia dan bahkan di seluruh dunia. Com_User / Teknik Exploit joomla! ini dapat di gunakan untuk CMS Joomla! yang menggunakan joomla! versi 1.6.x. / 1.7.x. / 2.5.x.




Apa sih CMS Joomla itu?

Joomla! adalah Sistem manajemen konten (SMK atau CMS) yang bebas dan terbuka (free opensource) ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet. Joomla pertamakali dirilis dengan versi 1.0.0. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll. Joomla! menggunakan lisensi GPL.
Asal kata Joomla sendiri berasal dari kata Swahili jumla yang mengandung arti "kebersamaan".
(dikutip dari wikipedia.org)

Baca Juga:


Yang anda butuhkan:
1. Exploit Joomla (download disini)

Langkah-Langkah:

1. Cari web target dengan menggunakan mesin pencari dengan "dork" yang ada dibawah ini.
Klik untuk membuka: Google Dork Com_User

2. Setelah mendapatkan suatu web yang menggunakan CMS Joomla!, lalu cobalah membuka halaman administrator untuk memastikan apakah webnya "vuln" atau tidak

3. Cari web yang vuln.
*Penjelasan: Vuln = Vulnerability = Mempunyai kelemahan. Sehingga web yang dikatakan vuln berarti bisa untuk kita Deface.


Gambar diatas merupakan site "Vuln" alias menggunakan CMS Joomla Versi 1.7.X


Gambar diatas merupakan site "Joomla versi 1.6.x / 2.5.x".

Note: "Perbedaan Site Vuln dengan yang lainnya, terlihat pada bagian bawah atau footer Admnistration Login pada web Joomla nya."

*Web yang menggunakan "versi 1.6.x dan 2.5.x" itu bukan berarti sitenya tidak tidak bisa di deface/tidak vuln, hanyasaja web yang seperti itu peluangnya dapat di defacenya  hanya 25% dari keseluruhan web joomla seperti gambar diatas. Tapi jika anda telah lama mendeface web dengan cara ini, anda akan mengetahui ciri-ciri Web Joomla yang bisa di deface tanpa harus melihat halaman administratornya.

4. Setelah menemukan site yang "vuln". masukkan tambahan alamat berikut di belakang alamat/domain/url web sitenya.

index.php?option=com_users&view=registration

*misal, web yang akan saya deface adalah http://targetmu.com/joomla/ maka, saya harus menambahkan exploit di belakang alamat web tersebut menjadi http://targetmu.com/joomla/index.php?option=com_users&view=registration

5. setelah sudah mengikuti langkah diatas, anda akan masuk ke tempat registrasi.
*Jika saat anda pergi ke halaman registrasi, dan lalu web itu meredirect anda ke halaman login. Carilah target lain. Karena admin web itu sudah menghapus halaman registrasinya.


6 Setelah masuk ke tempat registrasi seperti gambar diatas. maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol ctrl+u / klik kanan -> Lihat sumber laman dan akan muncul tampilan seperti gambar di bawah.


7. Cari kode hidden (dengan bantuan ctrl+f ) dan cari kode hidden seperti gambar di bawah ini. 


8. Copy code yang diberi kotak merah tersebut ke Exploit Joomla yang telah kamu download tadi.

9. Buka Exploit Joomla yang telah kamu download tadi dengan Notepad. Lalu kamu paste kode yang telah kamu copy tersebut dikotak merah kedua (yang di paling bawah). Dan masukkan alamat web yang telah di exploit tersebut. 

contoh: http://targetmu.com/joomla/index.php?option=com_users&view=registration ke kotak merah pertama yang terdapat di tempat paling atas.

*Jangan lupa mengganti alamat email dan username nya (terserah kamu )
*Password dibiarkan berbeda


10. Save file tersebut.

11. Lalu buka Exploit Joomla tersebut dengan web browser (google chrome/mozilla firefox )

12. Setelah di buka, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.


13. Setelah di buka dengan web browser dan muncul tampilan seperti gambar berikut. Lalu langkah selanjutnya adalah klik tombol Register yang terdapat di bagian bawah.

14. Lalu akan ada tulisan password yang anda masukkan tidak sama. (kalau di bahasa indonesia kan)

15. Ganti password tersebut (terserah anda) dan klik register kembali.

16. Setelah sukses, buka alamat link aktivasi yang terdapat di email anda.
*Jika alamat link aktivasi tidak masuk ke INBOX sebuah web, coba lah lihat di halaman SPAM. Dan jika tidak masuk kedua-duanya, cobalah reload/refresh email anda.

17. Setelah di klik link aktivasi pada email, maka anda telah menyelesaikan registrasi. dan anda bisa login kedalam halaman administrator. (tambahkan kode /administrator di belakang alamat web tersebut)

*misal alamat web nya adalah http://targetmu.com/joomla/ maka anda harus menambahkan /administrator di belakang web nya. seperti http://targetmu.com/joomla/administrator

18. Setelah itu anda masukkan username dan password, lalu login.

19. Taraaaa, sekarang anda sudah masuk kedalam halaman adminnya dan tinggal di tebas indexnya.

Baca Juga!

*Ada 4 kemungkinan GAGAL untuk web yang menggunakan CMS Joomla:
1. Web telah menghapus laman Registration Form.
2. Alamat Activation Link tidak masuk kedalam email.
3. User sudah diaktifkan tetapi kita tidak bisa masuk kedalam administrator panel tersebut.
4. Template tidak bisa di di ubah.
Paling sering GAGAL pada nomor 3

Now, you can contact me on:


Semoga Bermanfaat
copyright © 2013 Scupe.Id




Comments

Popular posts from this blog

How to install CUCM 8.0.2 on Vmware | Call Manager Installation Guide

CUCM is a software-based call-processing component which serves as the main engine for Cisco VOIP infrastructure. This article can be used as a reference for your CUCM installation, This article can be used for any version of CUCM like 8.0, 8.6, 9.1 or 10.5. Let's jump to the installation directly. Make sure you have.. Before we begin, I want to make sure that you have the below softwares installed in your machine. Vmware Workstation Bootable Cisco Unified Call Manager ISO File GNS3 (Optional) - To Configure NTP Server A minimum of 2GB RAM and 80 GB HDD for Virtual Machine At this stage I assume that you have both Vmware Workstation and GNS3 installed. During installation you will be prompted to enter NTP server details. Follow the below steps to make a router to act as a NTP server in GNS3. Open ncpa.cpl from Run window. Find a Vmware network adapter. Double click the adapter and configure a private range IP, for example 120.0.0.1. Next open GNS3, Put a router and take console. Pa...

6 Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang Selain AdF.ly

Salam sobat GBX nah di pertemuan kita kali ini ane akan membahas 6 Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang Selain AdF.ly seperti yang anda tau adf.ly adalah url shortener terbaik yang membayar kita karena telah menggunakan jasannya, tapi selain adf.ly ternyata masih banyak lagi Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang, sekarang kita lihat saja ulasan di bawah.  6 Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang Selain AdF.ly 1. Adfly adf.ly Yup yang ini memang patut diletakkan di peringkat satu ya, Adfly sudah ada dan terpercaya sejak bertahu-tahun lalu dan sudah menjadi pemendek link / url terbaik selama ini.  Selain menyediakan fasilitas penyingkat url, adfly juga merupakan situs penghasil dollar yang sudah sangat terkenal (melalui Pay Per Click dan Referal). Banyak juga teman-teman di internet yang sudah sukses mendapatkan dollar lho. (adfly ini sudah terpercaya dan ya semoga terus aman begitu dech). Komisi yang telah anda dapatkan dari adfly ini bisa langsung di transfer ke pay...

Ethical Hacking - Cisco HSRP with Kali linux - Example Demonstration and Security precautions

The Hot Swappable Router Protocol (HSRP) is a way to build redundancy into your network by allowing two or more routers to continuously test each other for connectivity, and take over if a router fails.As multiple routers can participate in the HSRP group, there has to be an election to determine who's the primary router. This HSRP election is based on a priority value (0 to 255) that is configured on each router in the group. By default, the priority is 100. The router with the highest priority value (255 is highest) becomes the active router for the group. If all router priorities are equal or set to the default value, the router with the highest IP address on the HSRP interface becomes the active router. In this post, we are going to make our Kali machine a HSRP participant and to become the active router by setting the highest priority to it. Yersinia tool (in built in Kali) helps us to perform this test with ease. For more information on HSRP, please refer  RFC 2281 Yersinia Y...