Skip to main content

Studi Kasus EIGRP (2 Router)

15 September 2016
HAPPY ANNIVERSARY #TKJCYBERARTDAY

Design n Editing: Bejo_Inet

Hello World ; Malam Fans, Please Say Hello Haters ;*
Lanjut Walking Blog geenggs, ya mumpung lagih libur dan badan udah mendingan dah, gak drop2 amat wkwkw >.<"
yoo Kali ini Nue bakal Bahas salah satu Studi Kasus EIGRP (2 Router) di Cisco Packet Tracer :D

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah Cisco proprietary routing protocol loosely berdasarkan asli IGRP. EIGRP merupakan lanjutan jarak-vector routing protocol, dengan optimasi untuk meminimalkan kedua rute ketidakstabilan yang timbul setelah perubahan topologi, serta penggunaan bandwidth dan proses power dalam router. [Sumber : www.wikipedia.com] :D


Intinya adalah, ketika kita membuat sebuah jaringan kelas yang berbeda atau subnet yang berbeda, akan sangat jelas bahwa kita membutuhkan sebuah router, pada kasus-kasus dan pembahasan sebelumnya, kita sudah mencoba menghubungkan kelas-kelas dan subnet-subnet yang berbeda dengan menggunakan router, tetapi hanya 1 router, nah, bagaimana jika kita menggunakan 2 router.


Perhatikan gambar berikut ini :

Salah satu Design Jaringan EIGRP 
Intinya adalah, EIGRP berfungsi untuk menghubungkan router 1 dengan router yang lain dengan cara mengenalkan network-network pada setiap interface yang berada pada router itu sendiri…ya, kurang lebihnya kayak pengaturan gateway pada setiap PC gitu….pembahasan network ini sendiri yang sedikit rumit, disini langsung saja saya pilihkan contoh kasus yang mudah, sedangkan untuk network, akan saya coba membahasnya pada artikel selanjutnya, intinya alamat network itu tidak bias dipakai pada jaringan sama halnya seperti broadcast…

Langkah-langkah :
1. Atur ip address PC01 menjadi 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 gateway 192.168.1.3
2. Atur ip address PC02 menjadi 172.10.10.10 dengan subnet mask 255.255.0.0 gateway 172.10.10.20 
3. Klik 2x router dan atur setiap interfacenya dengan masuk pada tab CLI… 
4. Misal pada router 0 :
a.  Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b.  Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c.  Router>enable --> ‘mengaktifkan router’
d.  Router#configure terminal --> ‘configurasi router’
e.  Router(config)#interface fa 0/0 --> ‘mengaktifkan ethernet 0/0’ – sesuaikan dengan pengaturan awal 0/0 atau 0/1’
f.   Router(config-if)#ip address 192.168.1.3 255.255.255.0 --> ‘memberikan ip address dan subnet mask’
g.  Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
h.  Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/0’
i.   Router(config)#interface fa 0/1 --> ‘mengaktifkan Ethernet 0/1’
j.   Router(config-if)#ip address 192.168.0.1 255.255.255.252 --> ‘memberikan ip address dan subnet mask’
k.  Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
l.   Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/1’
m.  Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
n.  Router#write --> ‘menyimpan perintah-perintah sebelumnya agar router dapat berjalan normal’

5. Lakukan hal yang sama pada router 1 :
a. Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b. Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c. Router>enable
d. Router#configure terminal
e. Router(config)#interface fa 0/0
f.  Router(config-if)#ip address 172.10.10.20 255.255.0.0
g. Router(config-if)#no shutdown
h. Router(config-if)#exit
i.  Router(config)#interface fa 0/1
j.  Router(config-if)#ip address 192.168.0.2 255.255.255.252
k. Router(config-if)#no shutdown
l.  Router(config-if)#exit
m.Router(config)#exit
n. Router#write

6. Oke, pengaturan ip addres pada setiap router sudah dilakukan, namun, hal ini tidak serta merta PC01 dan PC02 langsung terhubung, coba aja diping, pasti RTO alias ‘Request Time Out’
nah loh RTO :p
7.       Selanjutnya adalah setting EIGRP…
8. Pada router 0

a.       Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b.      Router>enable --> ‘mengaktifkan router kembali’
c.       Router#configure terminal --> ‘masuk pada konfigurasi router’
d.      Router(config)#router eigrp 10 --> ‘masuk pada pengaturan router eigrp 10’
e.      Router(config-router)#network 192.168.1.0 --> ‘atur network gateway atau fa 0/0’
f.        Router(config-router)#network 192.168.0.0 --> ‘atur network fa 0/1’
g.       Router(config-router)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router eigrp’
h.      Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
i.         Router#write --> ‘lakukan penyimpanan’

9. Lanjut pada router 1
a.       Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b.      Router>enable
c.       Router#configure terminal
d.      Router(config)#router eigrp 10
e.      Router(config-router)#network 172.10.0.0
f.        Router(config-router)#network 192.168.0.0
g.       Router(config-router)#exit
h.      Router(config)#exit
i.         Router#write

10. Kalo sudah, sekarang coba kita ping dari pc01 ke pc02…langsung aja ya…


nah, kan, sudah reply…alhamdulillah… (faktor muka juga mempengaruhi wkkw)
Maap yoo kali akhir2 ini Kami jarang update :D , Fokus di Real Life #bangun masadepan biar bisa hidup bareng doi asiikk wkwkwk >.<"
ouhya baca juge nih Boy/sist artikel Seputar Cisco packet tracer di blog ini:

Tutorial Membuat DNS, DHCP, dan HTTP Server pada Cisco Packet Tracer
Static Routing dengan 3 Router               

xixixhi, walo artikel kali ini cuma ngebahas Studi Kasus Ringan, Semoga Bermanfaat yoo bagi pembaca :)
Ngiklan Dulu ah bang, nih salah satu Potret Kegiatan 18 September kumpul bareng BackBox Regional DKI Jakarte , di Gathering Anniv 12th Binus Hacker


Jaya terus deh buat Om2 Binus Hacker ;*
Stay Cool and Keep ./Crotz , gaes <(")

bila ada kesalahan mohon di maafkan dan dibenarkan di kolom komentar kak. 
bila ada kritik, dan pertanyaan langsung aja kak ke wall fanspage kami: TKJ CYBER ART

Nue cuma niat untuk Share Tutorial, yg bertujuan utk membantu para pemula kek Nue :')
Happy oprek oprek geengs <(")
Sekian dan semoga bermanfaat .. terimakasih

./Nuenomaru



"Config your Dream into Reality"









Visit and follow :

FP         : TKJ Cyber Art
G+         : TKJ Cyber Art
youtube : TKJ Cyber Art
BBM      : C0018D1A2
Line       : http://line.me/ti/p/%40hjl8740i

Comments

Popular posts from this blog

How to Install CloudSim in Ubuntu (in 3 easy steps)

The contents of this DIY has been tested on Ubuntu 12.04 LTS x64 with CloudSim 3.0.3 beta and JDK8u11 x64. It should work similarly on other distros of Ubuntu and for different version of JDK as long as you use Java version 1.5 or newer. The text shown in RED in the DIY represents the values that will differ depending upon your JDK version and locations. CloudSim is a framework for modelling and simulating cloud computing infrastructure and services. In this DIY we will see how to install CloudSim in Windows easily and efficiently. A more detailed description, APIs and research papers related to CloudSim can be found here . Let us begin. Step 1: Setting up the Prerequisites 1. First of all we need to download the CloudSim and latest version of the Java Development Toolkit (JDK). CloudSim can be found here . 2. CloudSim requires a working Java installation. So, open up a terminal and run the following 1 sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/java 2 sudo apt-get...

6 Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang Selain AdF.ly

Salam sobat GBX nah di pertemuan kita kali ini ane akan membahas 6 Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang Selain AdF.ly seperti yang anda tau adf.ly adalah url shortener terbaik yang membayar kita karena telah menggunakan jasannya, tapi selain adf.ly ternyata masih banyak lagi Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang, sekarang kita lihat saja ulasan di bawah.  6 Url Shorteners Yang Menghasilkan Uang Selain AdF.ly 1. Adfly adf.ly Yup yang ini memang patut diletakkan di peringkat satu ya, Adfly sudah ada dan terpercaya sejak bertahu-tahun lalu dan sudah menjadi pemendek link / url terbaik selama ini.  Selain menyediakan fasilitas penyingkat url, adfly juga merupakan situs penghasil dollar yang sudah sangat terkenal (melalui Pay Per Click dan Referal). Banyak juga teman-teman di internet yang sudah sukses mendapatkan dollar lho. (adfly ini sudah terpercaya dan ya semoga terus aman begitu dech). Komisi yang telah anda dapatkan dari adfly ini bisa langsung di transfer ke pay...

How To Add or Remove System Icons From The Kali Linux Desktop

When Kali Linux is started, there are always one or more system icons on the desktop. “Computer” is usually a default icon. However, some people might like to remove this icon and/or add other icons like the famous “Trash” icon. All the other tutorials will tell you to use the Linux, “gconfig-editor,” but Kali Linux does not have this system editor! I believe I am the only one who knows of a way to do this, so let me share my knowledge in this simple tutorial. Step one: Start and login to Kali Linux using your account or the “root” account. Step two: Open the main menu. Hover your mouse on “System Tools,” and click on “dconf Editor.” After a few seconds, the dconf Editor will open. Now all you have to do is browse to the correct category and set the options. Step three: When the dconf Editor window opens, click on the plus sign next to “org” (located in the left pane). Step four: Now click the plus sign next to “gnome.” Step five: Scroll down the list in the left pan...